Cara mengupload file themes dan plugin wordpress menggunakan FTP Filezilla

Rate This

Setelah artikel tutorial wordpress sebelumnya banyak membahas tentang tips & trik wordpress, kita mundur sebentar untuk belajar gimana cara meng-upload file ke blog WordPress, terutama file2 WP themes dan WP plugins, setelah sebelumnya kita sudah belajar tentang cara install wordpress. Pada blog wordpress, mengganti sebuah themes memang tidak semudah mengganti themes pada blog berplatform blogspot. Pada bahasan belajar ngeblog kali ini, saya akan menggunakan metoda upload file themes dan plugin wordpress melalui FTP client yaitu Filezilla, tidak menggunakan fitur file manager dari cpanel yg disediakan pihak web hosting.

FTP atau File Transfer Protocol merupakan alat untuk mentransfer file yang biasanya dilakukan untuk mentransfer file dari 1 ip ke ip lain atau dari PC ke hosting dan sebaliknya. Namun kali ini saya lebih spesifik mengenai bagaimana menggunakan FTP untuk mentransfer file dari PC ke Hosting atau sebaliknya. Banyak software yang bisa digunakan sebagai saran FTP, Pada tutorial wordpress kali ini saya menggunakan Software FTP Client Filezilla. Selain gratis, Filezilla ini mudah digunakan dan sangat powerfull. FTP Client Filezilla dapat didownload di sini.

Filezilla akan tampil seperti gambar dibawah ini :

note : gambar dan penjelasan berikut dicopy paste tanpa ijin dari blog kang zalukhu

Nomor 1, yaitu Host, isikan alamat ftp dari hosting. Jika tidak mengetahui alamat ftpnya maka bisa masuk ke CPanel hosting dan lihat di menu FTP Account, disitu terdapat alamat ftp beserta username dan passwordnya. Namun pada umumnya alamat ftp dari sebuah hosting adalah kode ip dari hosting tersebut atau memiliki susunan alamat : ftp://ftp.namadomainanda.com
Selanjutnya nomor 2 dan 3, yaitu Username dan password, isikan Username dan password anda ketika masuk Cpanel Hosting. Kotak keempat yaitu Port (nomor 4) bisa diabaikan atau isikan dengan angka 21, setelah itu tekan enter (nomor 5) atau tombol quickconnect.
Nomor 6 merupakan area proses, disini akan ditampilkan proses yang sedang berjalan.
Nomor 7 merupakan navigasi utama lokal (PC) dan explorer lokal (PC) terdapat di area no 9.
Nomor 8 merupakan navigasi utama hosting dan Nomor 10 adalah explorer hosting.
Area nomor 11 merupakan area deskripsi dari nomor 12 (tampilan file-file yang ada dalam antrian transfer), nomor 13(tampilan file-file yang gagal transfer) dan nomor 14 (tampilan file-file yang telah berhasil ditransfer).

Karena tutorial wordpress ini membahas tentang file wordpress, maka yg perlu kita perhatikan adalah folder wordpress pada hosting anda. Folder wordpress terdapat dalam folder /public_html yg bisa anda lihat di area 10 pada screenshot filezilla diatas. silahkan anda membuka (double-click) folder /public_html, umumnya akan berisi tiga sub folder yg berhubungan dengan wordpress, yaitu wp-admin, wp-content dan wp-includes. Lalu buka lagi folder /wp-content, nah di folder itulah letak file2 WP themes dan WP plugins. jika anda ingin upload themes, maka buka folder /themes, begitu juga jika ingin mengupload plugins, maka buka folder /plugins.

Kemudian siapkan file atau folder yg ingin anda upload sehingga tampak pada area 9 pada gambar diatas, jgn lupa exctract dulu dengan menggunakan file ekstraktor macam winzip atau winrar. Selanjutnya drag n drop folder yg sudah diekstrak tadi dri area 9 ke area 10 yaitu area wp-content. bila anda ingin upload wordpress themes maka drag folder themes tersebut ke dalam folder /wp-content/themes, begitu juga jika anda ingin upload plugins, maka drag folder plugins tersebut ke dalm folder /wp-content/plugins.

Kemudian tunggu sampe proses upload selesai. setelah selesai, anda bisa memanage themes dan plugins yang baru di-upload tadi pada dashboard blog wordpress anda.

semoga tutorial wordpress tentang cara upload file dengan filezilla ini bisa bermanfaat..

sumber: belajarngeblog.com